- Back to Home »
- Mistery , Sejarah »
- Militer AS Melemah
Posted by : Step
Oct 2, 2013
Penutupan layanan publik Pemerintah Amerika Serikat (AS) alias 'Government Shutdown', tidak terlalu berdampak kepada militer dalam waktu dekat.
Namun jika 'Government Shutdown' berlangsung cukup lama, maka dipastikan akan melemahkan kekuatan militer AS.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS mengatakan, sekitar 800 ribu karyawan sipil Pentagon dirumahkan untuk sementara waktu tanpa menerima gaji.
"Akan terjadi dampak, Anda butuh waktu untuk merasakan efeknya," ujar seorang perwira senior militer AS, seperti dikutip Tribunnews.com dari Asiaone.com, Rabu (2/10/2013),
Cutinya para karyawan, maka logistik bagi pasukan AS yang bekerja di pangkalan militer di luar negeri, akan terganggu.
Jika penutupan berlangsung hingga berminggu-minggu, maka perbaikan kapal dan pesawat militer AS harus tertunda.
Administrasi rutin juga bakal terabaikan dan beberapa unit tidak bisa melaksanakan pelatihan, kecuali terkait langsung dengan operasi penting.
Pentagon telah mengatakan bahwa tidak ada operasi militer di luar negeri yang akan terpengaruh.
Diberitakan sebelumnya, penutupan layanan publik Pemerintah AS terjadi setelah adanya kebuntuan politik antara anggota kongres Demokrat dan Republik, terkait pengesahan tahun fiskal baru. Republik menolak mengesahkan APBN AS, karena di dalamnya terdapat program 'Obamacare', yang menyediakan asuransi kesehatan bagi seluruh rakyat AS.
Namun jika 'Government Shutdown' berlangsung cukup lama, maka dipastikan akan melemahkan kekuatan militer AS.
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS mengatakan, sekitar 800 ribu karyawan sipil Pentagon dirumahkan untuk sementara waktu tanpa menerima gaji.
"Akan terjadi dampak, Anda butuh waktu untuk merasakan efeknya," ujar seorang perwira senior militer AS, seperti dikutip Tribunnews.com dari Asiaone.com, Rabu (2/10/2013),
Cutinya para karyawan, maka logistik bagi pasukan AS yang bekerja di pangkalan militer di luar negeri, akan terganggu.
Jika penutupan berlangsung hingga berminggu-minggu, maka perbaikan kapal dan pesawat militer AS harus tertunda.
Administrasi rutin juga bakal terabaikan dan beberapa unit tidak bisa melaksanakan pelatihan, kecuali terkait langsung dengan operasi penting.
Pentagon telah mengatakan bahwa tidak ada operasi militer di luar negeri yang akan terpengaruh.
Diberitakan sebelumnya, penutupan layanan publik Pemerintah AS terjadi setelah adanya kebuntuan politik antara anggota kongres Demokrat dan Republik, terkait pengesahan tahun fiskal baru. Republik menolak mengesahkan APBN AS, karena di dalamnya terdapat program 'Obamacare', yang menyediakan asuransi kesehatan bagi seluruh rakyat AS.